Minggu, 10 April 2011

PERBAIKI CARA KITA BERKOMUNIKASI

Berkomunikasi adalah hal yang sangat penting bagi setiap kesuksesan. Pertanyaannya, apa elemen-elemen kesuksesan berkomunikasi itu? Setidaknya ada 5 elemen penting dalam manajemen komunikasi: Complete, Concise, Consideration, Clarity, dan Courtesy.
Complete. Sebaiknya dalam berkomunikasi kita selalu mampu menyuguhkan gagasan secara lengkap dan koheren; tidak parsial atau sepotong-potong. Elemen ini mengindikasikan bahwa kesempurnaan komunikasi yang kita bangun hanya bisa dicapai jika kita menyampaikannya dengan lengkap, dan tidak sepotong-potong. Mari kita ingat, berapa kali kita mengalami mis-komunikasi hanya gara-gara kita tidak menyampaikan informasi kepada rekan kerja atau kepada bos, dengan lengkap.
Concise. Ringkas dan padat. Tidak bertele-tele. Kita harus selalu bisa menyampaikan esensi gagasan dengan ringkas namun padat. Audiens senang karena dengan demikian mereka mudah mencernanya, dan tidak bosan mendengar kalimat yang bertele-tele. Kita sama. Kita akan senang kalau mendengar orang lain menyampaikan gagasannya dengan ringkas dan jelas. Sayang, dimana-mana kita melihat orang acap melupakan elemen penting ini. Banyak orang bicara dengan boros, tidak efisien, mengulang-ulang, bertele-tele, dan membosankan lagi.
Consideration. Consideration means that you prepare every message with the recipient in mind and try to put yourself in his or her place. Ketahui apa yang ada dibenak audience. Apa yang mereka butuhkan, dan apa yang mereka dambakan. Ketika kita membangun komunikasi, kita semestinya selalu berusaha memahami apa kebutuhan orang lain – dan bukan melulu minta dipahami. Selalu membangun empati pada apa yang dirasakan oleh mitra bicara kita dan mau mendengarkan isi hati orang lain.
Clarity. Demonstrasikan kata dan rajut kalimat dengan penuh presisi. Artikulasikan gagasan kita dengan jelas dan mengalir. Sebisa mungkin ekspresikan setiap jejak gagasan dan keinginan kita dengan penuh kejelasan. Dengan itu, sebuah relasi yang produktif mungkin bisa kita pahat dengan penuh keberhasilan.
Courtesy. Santun. Persuasif. Menumbuhkan respek. Tawarkan gagasan dengan santun dan elegan. Susun alunan kalimat yang membasahi bibir kita dengan persuasif dan penuh respek. Selalu berbicara dengan santun (tidak kasar), persuasif (tidak memaksa), dan menumbuhkan respek (dan bukan merendahkan).

0 komentar:

Poskan Komentar